jelaskan apa saja tahapan tahapan persiapan pameran

jelaskan apa saja tahapan tahapan persiapan pameran

Posted on

2. Menyiapkan Perlengkapan Pameran
Penyelenggaraan pameran memerlukan perlengkapan (sarana dan prasarana) agar karya yang dipamerkan dapat diapresiasi dengan baik sehingga tujuan pameran sesuai harapk. Perlengkapan yang umum disediakan dalam kegiatan pameran diantaranya adalah: ruang pamer, panil (penyekat ruangan dan tuk menyimpan karya 2 dimensi), setumpu (tuk menyimpan karya 3 dimensi), lampu sorot, sound system, poster, brosur, katalog, folder, meja, buku tamu, buku pesan dan kesan, tanaman hias dan lain lain.

Pelaksanaan pameran mencakup kegiatan pelaksanaan kerja panitia secara bersama-sama, penataan ruang, pelaksanaan pameran, dan penyusunan laporan. Pelaksanaan pameran merupakan puncak dari implementasi rencana yang telah disusun pada tahap perencanaan persiapan pameran.

Pelaksanaan kegiatan ini akan berjalan lancar jika semua pihak khususnya panitia melakukan kerjasama dan berkomitmen tuk mensukseskan pameran tersebut. Sebelum dilakukan penataan ruang pameran, panitia pameran terlebih dulu membuat rancangan denah ruang pameran. Hal ini berfungsi tuk mengatur arus pengunjung, komposisi penataan karya yang serasi, pengaturan jarak dan tinggi rendah pkamungan terhadap karya dua dimensi dan tiga dimensi dan sebagainya.

Jika yang dipamerkan adalah karya restropeksi (karya yang menunjukkan perjalanan kekaryaan seorang seniman) maka harus dipertimbangkan penyusunan pemajangan kerya berdasarkan urutan tahun pembuatannya atau periodesasi kekaryaannya.

Baca juga :  Pengertian puisi dan unsur-unsur puisi

Aspek yang tak kalah pentingnya dalam penataan ruang pameran adalah pencahayaan. Penataan cahaya ruang pameran dikelompokan menjadi dua, yaitu pencahayaan secara khusus (pencahayaan terhadap karya dengan menggunakan spot-light) dan secara umum (pencahayaan ruang pameran tuk kepentingan pengunjung membaca katalog, folder, dan sebagainya).

Pencahayaan terhadap karya ini diupayakan tak menyilaukan pkamungan pengunjung terhadap karya yang dipamerkan. Pelaksanaan pameran umumnya dimulai dengan kegiatan pembukaan pameran yang dimulai dengan kata sambutan dari ketua panitia pelaksana, pembimbing, serta acara sambutan sekaligus pembukaan pameran oleh Kepala Sekolah atau yang mewakilinya. Jika kegiatan pameran seni rupa ini melibatkan seniman dan lembaga kesenian profesional, maka perwakilan mereka bisa dimintakan tuk memberikan sambutan.

tak cuma kepala sekolah, tokoh masyarakat atau kepala daerah dapat pula diminta sambutan sekaligus membuka kegiatan pameran. Pada saat pembukaan umumnya setiap pengunjung dibagi katalog pameran dan dipersilahkan tuk mencicipi jamuan yang telah disediakan oleh panitia. Dalam pelaksanaan kegiatan pameran tersebut, apalagi memamerkan karya seniman dan lembaga kesenian profesional, penjagaan karya selama pameran berlangsung harus diperhatikan.

Pengunjung tak diperkenankan tuk memegang karya yang dipamerkan tanpa seizin seniman atau lembaga kesenian yang memamerkan karyanya. Cairan keringat dan minyak dari tangan pengunjung dapat merusak karya. Penggunaan lampu kamera juga dibatasi sebab tak semua bahan yang digunakan dalam berkarya tahan terhadap cahaya yang berlebihan.

Baca juga :  Inilah 3 Lokasi Tes UTBK SBMPTN 2022 Kalimantan Barat

Hal tuk Persiapan Pameran – Papan peringatan larangan memegang dan memotret perlu dipasang disekitar karya tetapi jangan sampai mengganggu keindahan pengaturan karya yang dipamerkan. Tegurlah dengan sopan jika ada pengunjung yang hendak memegang atau memotret karya. Beri pengertian mengapa karya tersebut tak boleh dipegang atau di potret. Ruang pameran tak boleh dibiarkan kosong tanpa petugas yang menjaga.

Petugas penjaga pameran tugasnya menjaga karya yang dipamerkan. Dan juga bertugas memberikan penjelasan singkat mengenai karya yang dipamerkan jika ada pengunjung yang bertanya. Jika ada karya yang dipamerkan akan dijual, maka penjaga pameran juga bertugas menginformasikan harga, menandai lukisan yang telah laku terjual serta mencatat calon pembeli tuk disampaikan kepada panitia yang bertugas menjual dan mengirimkan karya setelah pameran berakhir. Karya yang terjual pada saat pameran diberi kamu pada folder tuk menkamukan bahwa karya tersebut sudah laku terjual.