tempat wisata di surabaya yang indah dan unik terbaru

tempat wisata di surabaya yang indah dan unik terbaru

Posted on

Whandi.Net ~ Surabaya yang merupakan Ibukota dari Provinsi Jawa Timur ini terkenal dengan julukan kota pahlawan. Lantaran perjuangan pahlawan kala melawan para penjajah di masa lampau dikenal amat heroik. Peninggalan sejarahnya juga beragam, tak heran bila kota satu ini menjadi langganan para wisatawan yang memiliki kegemaran mengunjungi wisata sejarah. Namun tak hanya terkenal dengan wisata sejarahnya saja, Kota Surabaya ini juga memiliki beberapa tempat wisata yang beragam. Mulai dari wisata alam, wisata bahari, wisata kuliner, wisata sejarah, ekowisata, dan beberapa jenis wisata lainnya yang tentunya tak kalah menarik untuk dikunjungi. Maka dari itu kami ulaskan beberapa tempat yang sekiranya direkomendasikan untuk para wisatawan yang akan berkujung ker Kota Surabaya, berikut diantaranya :

Inilah daftar tempat wisata di surabaya yang indah dan unik terbaru

1. Tempat Wisata Rumah Batik Surabaya

Warisan budaya Batik banyak tersebar di Pulau Jawa, salah satunya di Jawa Timur. Oleh sebab itu, warga setempat membuat sebuah tempat untuk tetap menjaga kelestarian batik Jawa Timur, dengan membangun sebuah rumah bernama Rumah Batik Jawa Timur. Di Rumah Batik ini, tersajikurang lebih sekitar 2.000 lembar koleksi batik dari 17 kabupaten yang ada di Jawa Timur, tentunya 2.000 lembar koleksi batik tersebut memiliki corak dan ragam yang berbeda-beda. Rumah Batik Jawa Timur ini juga digunakan sebagai wisata edukasi, karena para pengunjung dapat mempelajari bagaimana cara proses pembuatan batik, tentunya dengan cara mengikuti workshop yang telah disiapkan oleh pengelola.

2. Taman Bungkul

Berlokasi di Jalan Raya Darmo, Taman Bungkul sangat direkomendasikan bagi para pengunjung yang memiliki kegemaran menikmati suasana hijau nan asri di tengah padatnya kota. Funfact, taman ini pernah dinobatkan menjadi taman terbaik se-Asia Tenggara pada tahun 2013. Fasilitas yang diberikan oleh pengelola amat lengkap, yaitu jalur jogging, Wi-Fi gratis, jalur bermain skateboard dan BMX, telepon umum, beberapa kios makanan kaki lima, taman hijau dengan kolam air mancur, dan kawasan bermain anak-anak seperti perosotan, ayunan, jungkat-jungkit.

3. Wisata Pantai Kenjeran Lama

Berlokasi di Jl. Pantai Kenjeran No. 1-6, Kenjeran, Kecamatan Bulak, Pantai Kenjeran Lama ini dikenal sebagai pantai yang bersih dan berombak yang begitu tenang. Di pantai ini, tersaji para pedagang makanan laut juga lontong kupang.
Pantai ini juga menawarkan berbagai aktivitas yang bisa dinikmati oleh para wisatawan, beberapa di antaranya ialah menaiki perahu, memancing, berenang dan sewa becak untuk berkeliling di area Pantai Kenjeran Lama. Akses untuk memasuki Pantai Kenjeran Lama juga sangat mudah, karena lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota Surabaya. Pun, saat para wisatawan memasuki pantai ini hanya akan dikenai biaya masuk sebesar Rp15.000 saja untuk satu orang.

Baca juga :  Rekomendasi tempat wisata di majalengka yang bisa dikunjungi

4. Museum House of Sampoerna

Museum House of Sampoerna merupakan salah satu museum unik yang menyajikan proses pembuatan rokok, sejarah terbangunnya perusahaan hingga silsilah keluarga Sampoerna. Saat pengunjung masuk ke dalam gedung, akan diperlihatkan interior kolonial klasik dan sambutan dari aroma tembakau. Selain terkenal dengan keunikannya, nilai plus dari Museum House of Sampoerna ini ialah penawaran tentang program keliling Surabaya atau disebut dengan Surabaya Heritage Track, dengan sebuah bus yang diadakan setiap hari secara gratis, perawatannya begitu baik, tak dipungut biaya masuk dan dipandu oleh pemandu tur yang akan menjelaskan tentang museum ini.

5. Jembatan Kenjeran

Jembatan Kenjeran yang yang menghubungkan Jalan Kenjeran dengan Jalan Ir. Soekarno serta Jalan Laguna ini memiliki daya tarik tersendiri, yaitu dengan menyajikan air mancur menari. Air mancur menari yang mereka miliki bergerak mengikuti alunan lagu dan semakin terlihat apik dengan penambahan cahaya warna-warni. Namun sayangnya, air mancur menari ini hanya bisa dinikmati dengan durasi satu jam saja, pun hanya digelar saat hari Sabtu malam. Namun jangan khawatir, ketika pengunjung hendak berkunjung selain hari Sabtu malam, masih bisa menikmati pemandangan Selat Madura yang begitu indah.

6. Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan yang berlokasi di depan kantor gubernur ini ialah tiang tinggi yang menyerupai paku yang terbalik. Tugu ini difungsikan sebagai monumen untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang melawan penjajah pada 10 November 1945. Keunikan dari tugu ini ialah panjang, ruas, serta lengkung tugunya dibangun berdasarkan jumlah angka yang ada di tanggal 10 bulan 11 tahun 1945.
Di kompleks Tugu Pahlawan para pengunjung dapat melihat patung-patung para pejuang kemerdekaan, seperti patung Presiden Soekarno, Bung Tomo beserta Mohammad Hatta pada saat sedang membaca teks proklamasi. Selain itu patung dengan figur mereka, terdapat juga mobil yang digunakan oleh Bung Tomo, beberapa mobil perang yang terparkir rapi di sudut-sudut lapangan dan berbagai senjata perang.
Saat hendak mengunjungi Museum Tugu Pahlawan yang letaknya tak jauh dari tugu, para pengunjung yang masih pelajar hanya perlu menunjukkan kart identitas mereka berupa kartu pelajar/kartu mahasiswa untuk mendapatkan free tiket. Untuk pengunjung umum, jangan khawatir karena hanya akan membyar Rp5.000 saja.

Baca juga :  taman nasional danau sentarum kabupaten kapuas hulu, kalimantan barat

7. Monumen Jalesveva Jayamahe

Monumen Jalesveva Jayamahe dibangun pada tahun 1990 dan diresmikan pada tanggal 5 Desember 1996 oleh Presiden Soeharto. Monumen satu ini memiliki arti nama yang begitu bagus, diambil dari dua kata “Jalesveva Jayamahe” yang berarti “di laut kita berjaya”. Berlokasi di kawasan Armada Timur TNI Angkatan Laut, Monumen Jalesveva Jayamahe dengan tinggi 31 meter yang berdiri di atas gedung setinggi 29 meter ini menggambarkan sesosok perwira TNI Angkatan Laut yang sedang mengenakan pakaian dinas upacara dengan pedang kehormatan. Perwira tersebut berdiri gagah menatap ke arah laut, seakan-akan digambarkan tengah siap menantang gelombang dan segala badai di lautan. Di sekitar monumen ini ada juga sebuah gong yang mempunyai ukuran terbesar di dunia. Gong yang dibuat oleh perajin gamelan home inddustry pimpinan sutarjo asal Yogyakarta dengan bahan logam kuningan dan dilapisi oleh anti karat “cotting” serta memiliki berat 2,2 ton ini bernama Kiai Tentrem. Selain digunakan sebagai pengingat nenek moyang negeri ini seorang perwira, Monumen Jalesveva Jayamahe juga dapat difungsikan sebagai menara lampu pemandu untuk kapal-kapal yang sedang berlayar di sekitarnya. Di monumen ini, para pengunjung telah disuguhkan juga oleh souvenir yang berlokasi kurang lebih 300 meter dari Monumen Jalesveva Jayamahe.

8. Taman Gantung

Tempat Wisata Taman Gantung Surabaya yang terletak di Jalan Tunjungan ini dulunya ialah jembatan penyeberangan sekaligus penghubung antara pertokoan dengan Gedung Siola. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 30 meter. Di taman ini, pengunjung bisa menemukan berbagai tanaman hias juga berbagai bunga yang terletak di sisi-sisi taman ini. Selain itu, pengelola juga memberikan fasilitas berupa meja kecil dan kursi yang terletak di sekitar taman. Pada saat malam hari para pengunjung dapat melihat gemerlap lampu kota yang menenangkan mata.