Pemrograman Berbasis Dekstop

Posted on

Istilah “object oriented programming” pertama kali digunakan oleh Xerox PARC diluar bahasa pemprograman lainnya. Metode pemrograman dalam dunia programming terbagi atas 5 jenis, yaitu (1) Imperatif, (2) Terstruktur, (3) Prosedural, (4) Object Oriented, dan (5) Fungsional. Pada model pemrograman tradisional atau prosedural yang dikenal dengan process-oriented model, semua data dan kode digabung menjadi satu bagian dalam satu program. Object Oriented Programming (OOP) atau Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) adalah metode pemrograman yang berorientasikan kepada objek, yaitu semua data dan method didefinisikan ke dalam beberapa class atau objek-objek agar bisa saling bekerja sama dalam memecahkan masalah.

Java adalah suatu teknologi di dunia software komputer, yang merupakan suatu bahasa pemrograman, dan sekaligus suatu platform. Pada pemrograman Java terbagi menjadi dua yaitu Java Virtual Machine (JVM) dan Java Application Programming Interface (JavaAPI). Java SDK dan NetBeans diperlukan jika anda hendak mulai membuat program dengan bahasa pemrograman Java. Java SDK adalah platform dasar Java yang diperlukan agar komputer atau laptop dapat digunakan untuk mengeksekusi kode-kode program bahasa Java, sedangkan NetBeans adalah aplikasi editor terpadu atau Integrated Develepment Environment (IDE) yang akan banyak mempermudah dalam membuat aplikasi karena menyediakan kontrol-kontrol visual yang penting dalam pemrograman desktop (atau lebih dikenal sebagai pemrograman visual).

Salah satu faktor yang mengakibatkan tidak lancarnya proses install Java adalah spesifikasi komputer yang tidak sesuai, karena untuk menjalankan program Java dibutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi.

Java Development Kit atau biasa di sebut JDK adalah software yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi. Langkah pertama install adalah men-download JDK dari situs resminya.

Variabel adalah lokasi atau tempat di memori yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data dari sebuah program untuk selanjutnya dapat diproses. Ruang atau space tergantung tipe data dari variabel tersebut. Dalam Bahasa Java, terdapat 3 jenis variabel yang dapat dikategorikan berdasarkan jangkauan ruang lingkupnya yaitu local variable, instance Variable, dan static variable, dengan aturan untuk penggunaan dan penulisan variabel yang sesuai. Oleh karena itu, setiap variabel yang dideklarasikan harus disertai tipe datanya untuk menentukan nilai yang bisa (boleh) diberikan terhadap variabel tersebut. Ada dua jenis tipe data yaitu tipe data primitive dan tipe data reference.

Object dalam pemrograman adalah sebuah variabel yang merupakan instance dari Class. Karena class bisa dianggap sebagai “cetakan”, maka object merupakan hasil dari cetakan. Dengan kata lain, object dibuat dari class, dan dari sebuah class bisa dibuat lebih dari satu object. Class dan object adalah kedua hal yang saling berhubungan satu sama lain.

Class berisi definisi variabel dan fungsi yang menggambarkan sebuah object. Class digunakan untuk membungkus beberapa attribute dan method yang saling berhubungan menjadi sebuah group agar lebih terorganisir sebagai satu kesatuan.

Ketika object dalam software dibandingkan dengan object dunia nyata, mereka memiliki karakteristik yang sangat mirip. Object pada software juga memiliki state (attribute) dan behavior, yang ditunjukkan melalui method.

Terdapat beberapa method yang berfungsi untuk membandingkan, mengurutkan, mencari dan pengisian nilai, yaitu:
1. Method equals. Berfungsi untuk membandingkan antara dua array bernilai sama atau tidak. Method ini akan mengembalikan nilai true atau false.
2. Method sort. Berfungsi untuk melakukan sorting nilai array dari kecil ke besar.
3. Method binary Search. Berfungsi untuk mencari sebuah nilai yang ada di dalam array berada di index berapa.
4. Method fill. Berfungsi untuk mengisi nilai yang diberikan pada array tertentu. Jika array tersebut sudah memiliki nilai awal, maka akan diganti dengan nilai yang baru.

Untuk menggunakan method Anda harus memanggilnya, terdapat dua cara dalam memanggil method yaitu method yang mengembalikan nilai (Return Value) atau yang tidak mengembalikan (Method Void).

Array adalah sebuah struktur data yang terdiri dari data yang bertipe sama. Ukuran array bersifat tetap, array akan mempunyai ukuran yang sama sejak saat pertama kali dibuat. Elemen dalam array Java bisa primitive atau reference. Posisi dari array biasa disebut sebagai elemen. Elemen array dimulai dari 0 (nol). Array dua dimensi sama halnya dengan array satu dimensi, akan tetapi array dua dimensi biasanya digunakan untuk penyajian data dalam bentuk tabel atau dalam bentuk matriks.

String adalah class yang menangani deretan karakter yang bertipe data berbeda. Method pada Java adalah kumpulan pernyataan yang dikelompokkan bersama- sama untuk melakukan operasi.

Struktur keputusan merupakan bentuk statement yang digunakan dalam program untuk pengambilan keputusan terhadap satu atau lebih aksi yang harus dijalankan berdasarkan kondisi yang diberikan.

Berikut adalah beberapa struktur keputusan yang disediakan Java.
1. If merupakan bentuk percabangan yang hanya memiliki satu pilihan. Artinya, pilihan di dalam If hanya akan dikerjakan kalau kondisinya benar.
2. If-Else bentuk percabangan yang memiliki pilihan alternatif kalau kondisinya salah.
3. If-Else if digunakan ketika kondisi yang harus dicek lebih dari dua kondisi.
4. Nested If merupakan bentuk if yang berada di dalam bentuk if yang lain.

Struktur switch-case sebaiknya digunakan ketika pemilihan aksi yang harus dieksekusi berdasarkan kesamaan (atau kecocokan) antara nilai ekspresi (expression) di switch dengan nilai case. Berbeda dengan if-else if, nilai dari masing-masing case merupakan nilai yang mungkin dari ekspresi di switch. Di samping itu, di masing- masing case harus ada statement break yang ditempatkan di akhir statement.

Perulangan adalah sebuah bentuk instruksi dalam program komputer yang bertujuan untuk mengerjakan satu atau lebih baris perintah secara berulang-ulang. Perulangan dibagi menjadi dua kelompok yaitu countend loop dan uncounted loop. Perulangan mempunyai beberapa bagian yang harus dipenuhi diantaranya inisiasi, proses, iterasi, dan terminasi. Salah satu perulangan adalah perulangan for digunakan untuk melakukan perulangan yang telah diketahui di awal berapa kali banyaknya perulangan yang akan dikerjakan. Terdapat 2 cara penulisan for yaitu for dan for-each. Perintah perulangan for each digunakan untuk menampilkan isi dari array.

Dalam struktur while perulangan dilakukan selama kondisi yang ditetapkan bernilai true. Fungsi dari perulangan while adalah untuk melakukan tugas berulang selama pernyataan kondisional tertentu adalah bernilai benar. Seperti perulangan dengan struktur while, perulangan dengan struktur do-while juga digunakan untuk mengerjakan satu atau lebih instruksi dalam sejumlah berhingga perulangan. Pengujian terhadap kondisi baru dilakukan setelah perulangan selesai dilakukan.

Pengembang sistem perangkat lunak seringkali memerlukan model untuk mendapatkan pemahaman terhadap sistem, suatu sistem bekerja dengan perilaku tertentu dan terbentuk dari komponen-komponen penyusun. UML (Unified Modeling Language) merupakan pengganti dari metode analisis berorientasi objek dan desain berorientasi objek. UML merupakan gabungan dari metode Booch (OOD), Rumbaugh (OMT) dan Jacobson (OOSE), dibuat untuk memudahkan para system developer untuk berdiskusi dengan bahasa pemodelan yang mudah dipahami. UML berfungsi sebagai alat bantu dalam bahasa pemrograman yang berorientasi objek, saat ini UML sebagai suatu bahasa yang sudah menjadi standar pada visualisasi, perancangan dan juga pendokumentasian sistem software. UML sudah menjadi bahasa standar dalam penulisan blueprint software. Diagram UML terbagi menjadi 2 yaitu struktural diagram dan behavioral diagram.

StarUML adalah salah satu software permodelan yang mendukung UML. StarUML dapat memaksimalkan produktivitas dan kualitas dari suatu Project software. Dalam Modul ini, Software yang digunakan StarUML versi 3 dengan sistem operasi Windows.

Class abstract dan interface pada Java merupakan konsep dari pemrograman berorientasikan objek. Pada java, abstract dan interface fungsi dan kegunaannya yang hampir sama. Kedua class tersebut digunakan untuk diimplementasikan pada class turunannya. Abstraction adalah proses untuk menyembunyikan detail implementasi dari user sehingga hanya sisi fungsionalitas saja yang ditampilkan. Suatu class abstract tidak memiliki nilai, tidak memiliki tujuan atau kegunaan, kecuali class abstract itu di extends-kan. Untuk membuat class menjadi abstract, bisa dilakukan dengan menambahkan keyword abstract.

Interface merupakan penghubung antar objek. Interface bersifat abstrak, sehingga objek yang menggunakannya tidak perlu tahu bagaimana mengimplementasikannya. Karena bersifat abstrak, interface tidak bisa dibuat objek instance dengan kata kunci new. Interface sebenarnya menjalankan prinsip Abstraksi dan Enkapsulasi.

Inheritance atau pewarisan adalah konsep pemrograman di mana sebuah class dapat menurunkan property dan method yang dimiliki kepada class lain. Konsep inheritance membuat sebuah hierarchy class dalam kode program. Class yang diturunkan disebut sebagai class induk (parent class), super class, atau base class. Sedangkan class yang menerima penurunan disebut sebagai class anak (child class), sub class, derived class atau heir class. Tidak semua property dan method dari class induk harus diturunkan. Property dan method dengan hak akses private, tidak akan diturunkan kepada class anak. Hanya property dan method dengan hak akses protected dan public saja yang bisa diakses dari class anak. Untuk membuat class yang dapat mewarisi sebuah class yang lain, adalah dengan mendeklarasikan class tersebut menggunakan extends. Inheritance terbagi menjadi 2 yaitu: single inheritance dan multilevel inheritance. Tingkatan akses disebut modifier, ada 4 modifier yaitu: Public, Private, Protected dan Default. Modifier public membuat member dan class bisa diakses dari mana saja. Modifier private hanya bisa diberikan kepada member class. Protected feature dari suatu class bisa diakses oleh semua class dalam satu package, default merupakan jenis akses kontrol jika tidak ditulis akses kontrol secara eksplisit.

Polimorfisme adalah suatu kejadian ketika objek dapat mengungkap banyak hal melalui suatu cara yang sama, suatu object dapat memiliki berbagai bentuk, sebagai object dari class sendiri atau object dari superclass-nya. Dalam PBO, konsep ini memungkinkan digunakannya suatu interface yang sama untuk memerintahkan object agar melakukan aksi atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama namun secara
proses berbeda.

Keuntungan pemrograman dengan menggunakan Polymorphism adalah:
1. dapat menggunakan class-class yang dibuat dan membuat class-class baru berdasar superclass tersebut dengan karakteristik yang lebih khusus dari behaviour umum yang dimiliki superclass;
2. dapat membuat superclass yang hanya mendefinisikan behaviour namun tidak memberikan implementasi dari method-method yang ada. Hal ini berguna jika
kita ingin membuat semacam template class;
3. menghindari duplikasi object, karena dapat menciptakan class baru dari class yang sudah ada, sehingga tidak perlu menuliskan code dari nol ataupun mengulangnya, namun tetap bisa menambahkan attribute dan atau method unik
dari class itu sendiri.

Exception adalah singkatan dari Exceptional Events. Kesalahan (errors) yang terjadi saat runtime, menyebabkan gangguan pada alur eksekusi program. Terdapat beberapa tipe error yang dapat muncul. Sebagai contoh adalah error pembagian O, mengakses elemen di luar jangkauan sebuah array, input yang tidak benar dan membuka file yang tidak ada. Exception Handling merupakan mekanisme yang paling diperlukan dalam menangani error yang terjadi pada saat runtime (program berjalan) atau yang lebih dikenal dengan sebutan runtime error.

GUI adalah singkatan dari Graphical User Interface. GUI merupakan desain aplikasi degan tampilan visual sehingga pengguna dapat dengan mudah menggunakan aplikasi. GUI bekerja dengan cara mengasosiasikan setiap komponen dan GUI tersebut dengan satu atau lebih rutin yang ditulis pengguna yang dikenal sebagai callback. Eksekusi setiap callback dipicu oleh aksi tertentu dari pengguna seperti menekan tombol, klik mouse, memilih menu item, atau menjalankan cursor melewati sebuah
komponen.

AWT adalah GUI Toolkit pertama pada bahasa pemrograman Java. Namun AWT memiliki kekurangan yaitu tidak mempunyai komponen tabel, sebagai komponen yang biasa digunakan untuk membangun sebuah aplikasi desktop secara lengkap. Swing merupakan suatu cara untuk pembuatan aplikasi yang berbasis GUI di Java. Terdapat perbedaan antara AWT dengan Swing, yaitu beberapa komponen AWT menggunakan native code, sedangkan Swing seluruh komponennya ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java. Swing menyediakan implementasi platform independent, dimana aplikasi yang dikembangkan dengan platform yang berbeda akan memiliki tampilan yang sama.

Basis data (database) adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan pada data yang kemudian disimpan. DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna basis data (database user) untuk memelihara, mengontrol dan mengakses data secara praktis dan efisien. fungsi yang harus ditangani DBMS seperti pendefinisian data, menangani permintaan pengguna untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun media penyimpanan (disk) dan juga menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien. Menurut jenisnya ada dua basis data yaitu basis data flat-file dan basis data relasional. Ada banyak sekali pilihan database yang bisa digunakan, diantaranya: MYSQL, SQLite, PostgreSQL, Ms. SQL Server, Oracle, MongoDB, dan sebagainya.