hubungan ilmu dengan penelitian

Whandi.net ~ Tahukah Anda, apa sebenarnya hubungan ilmu dengan penelitian. Untuk lebih jelasnya silahkan simak saja penjelasannya dibawah ini. Penelitian berasal dari kata teliti yang dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) berarti cermat. “Penelitian itu sendiri merupakan serangkaian kegiatan dalam mencari, memeriksa atau menyelidiki dan mengkaji sesuatu hal yang dianggap penting untuk diungkap, maka perlu dilakukan pengumpulan data kemudian data tesebut dianalisis dan disajikan secara objektif, sistematis dan ilmiah agar dapat mengungkap dan memecahkan persoalan melalui berbagai hipotesis serta melahirkan fakta dan teori baru. (Firman Resi, 2016)”.

hubungan ilmu dengan penelitian

Penelitian menurut saya merupakan suatu hal yang wajib dilakukan oleh seorang peneliti (orang yang melakukan penelitian) dalam berbagai ilmu pengetahuan, apalagi dalam hubungannya dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan karena dapat memberikan sumbangsi yang besar bagi perkembnagan peradaban manusia. Jika kita tidak melakukan penelitian, maka jangan harap berlebihan ilmu saya, anda, dan mereka akan berkembang. Dengan kata lain, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki suatu Negara dipengaruhi oleh penelitian dan ilmu pengetahuan. Nah, bila SDM suatu Negara kualitasnya rendah, maka Negara pun tidak akan maju dan berhasil dalam pembangunan.

Baca juga: Jasa Pembuatan Website Pontianak Berkualitas dan Murah

Oleh sebab itu, sangat penting untuk kita ketahui semuanya bahwa betapa menunjangnya penelitian dan ilmu pengetahuan bagi sebuah negara. Tanpa melibatkan banyak kegiatan penelitian dalam berbagai bidang, tentu saja tidak akan berdampak terhadap mutu SDM sebuah negara. Namun, kami melihat bahwa selama ini belum banyak kegiatan penelitian yang dilakukan dan kalau pun ada terkesan kurangnya apresiasi oleh pemerintah terhadap karya ilmiah dan karya penelitian lokal, sehingga orang akan menjadi malas untuk melakukan penelitian berbagai hal. Disini juga bukan semata-mata disebabkan karena kurangnya apresiasi oleh pemerintah, tapi juga kurangnya kesadaran yang dimiliki tiap orang untuk melakukan penelitian dengan bersungguh-sungguh.

Fakta yang terjadi di lapangan khususnya dalam bidang pendidikan, seseorang hanya mengerjakan karya ilmiah dan penelitian demi mengejar kenaikan pangkat dan golongan saja. Contoh lain, karya ilmiah dan penelitian dijadikan bahan barter dengan uang dengan mengikutsertakan hasil penelitian mahasiswa perguruan tinggi pada seminar nasional yang kemudan dibuat menjadi jurnal nasional. Setelah lolos verifikasi , maka akan terbit pula kata “dana sudah cair belum”. Asem, karya orang kok dibuat jadi transaksi, mungkin sudah kehabisan akal, ide, gagasan atau apalah namanya untuk melakukan penelitian sendiri, maaf. Coba kita renungkan sejenak bila mahasiswa (pelajar) tersebut menyadari bahwa penelitian mereka hanya dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Hal ini pun akan mengakibatkan banyaknya plagiat pada Negara, yang pada akhirnya menjadi Plagiat Penelian Pendidikan.

Akan kah hal tersebut dibiarkan berkembang begitu saja?

Kita kembali ke topik permasalahannya dulu ya! Di beberapa Negara maju, sebuah apresiasi karya ilmiah dan penelitian sudah melembaga dan soal dana yang akan dipakai untuk keperluan penelitian tak usah dipertanyakan lagi sebab sebuah penelitian memegang peranan yang cukup penting baik dari aspek penerapan teknologi, alat-alat pertanian, pemasaran maupun pendidikan.

Manfaat Penelitian dalam banyak studi dan referensi, disimpulkan bahwa penelitian memiliki kontribusi nilai atau asas manfaat yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan untuk keperluan penelitian. Artinya apa, Negara-negara maju tidak segan untuk mengucurkan dollar yang besar untuk berhasilnya penelitian yang dilakukan. Hal ini terjadi karena Negara telah sadar akan pentingnya penelitian bagi Negaranya yang membuat mereka majudan berkembang pesat hingga saat ini.

Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan ialah suatu proses berpikir oleh manusia dalam melaksanakan beragam penelitian. Oleh sebab itu, ilmu pengetahuan dan penelitian punya kaitan yang cukup erat satu dengan yang lainnya. Mengapakah demikian? Sebab pada dasarnya manusia mempunyai suatu sifat untuk selalu mencari jawaban atas pertanyaanya atau pertanyaan orang lain disadari ataupun tidak. Dorongan keingintahuan yang besar inilah yang kemudian menimbulkan pertanyaan, permasalahan, dan pengetahuan yang baru. Manusia memiliki akal yang akan mampu memecahkan berbagai permasalahan seputar pengetahuannya sampai menjelma menjadi ilmu pengetahuan yang baru.

Baca juga: pengertian geologi menurut para ahli

Untuk mendukung pendapat kami ini, maka berikut ini penjelasan beberapa ahli mengenai kaitan penelitian dan ilmu pengetahuan:

Menurut Almack (1930), menjelaskan bahwa penelitian dan ilmu yakni hasil dan juga proses. Dimana penelitian merupakan proses sedangkan hasilnya ialah ilmu.

Whitney (1960), juga menjelaskan bahwa ilmu dan penelitian merupakan proses yang berlangsung bersama-sama. Artinya, penelitian dan ilmu ialah proses yang sama sedangkan hasil dari proses tersebut ialah kebenaran. Kebenaran yang dimaksud disini ialah pengetahuan yang benar dan kebenarannya bisa diuji oleh siapa pun yang menginginkannya.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa penelitian sangat erat kaitannya dengan ilmu pengetahuan. Maka dengan melakukan berbagai macam penelitian akan melahirkan ilmu pengetahuan yang baru nantinya. Sebaliknya kegiatan plagiat hanya melahirkan lingkaran spiral yang tak tau arah dan tujuannya dan hanya tetap menghadirkan pengetahuan statis dan tentunya tidak akan menunjang perkembangan suatu bangsa dan suatu Negara. Demikianlah penjelasan yang singkat mengenai hubungan ilmu dengan penelitian yang bisa kami sampaikan kepada Anda semuanya, semoga bisa bermanfaat.

About the author: WhandiNet

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *