Budidaya Tanaman Kunyit Di Dalam Pot atau Polybag

Budidaya Tanaman Kunyit Di Dalam Pot atau Polybag

Whandi.Net ~ Cara budidaya tananam kunyit dalam pot atau polybag dapat menggunakan beberapa tahap seperti pembibitan, penyemaian, pengolahan tanah, penanaman bibit, pemupukan, dan penyiraman. Tanaman kunyit adalah jenis tanaman akar-akaran seperti laos, jahe, dan kencur. Tanaman Kunyit biasa disebut juga kunir atau janar. Ciri-ciri tanaman kunyit mempunyai warna kuning pada buahnya dan warna kuning kehijauan pada daunnya. Daun tumbuhan kunyit pada umumnya berukuran lebar. Tanaman kunyit bisa digunakan untuk bumbu masakan, pewarna alami, dan obat atau jamu herbal untuk menyembuhkan beberapa penyakit.

Tanaman kunyit dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Meskipun tanaman kunyit agak terlihat sepele, namun ternyata tanaman kunyit ini mampu mendatangkan banyak manfaat seperti yang telah disebutkan di atas. Tanaman kunyit dibudidayakan dengan mudah tanpa perlu lahan yang terlalu luas. Tanaman kunyit dapat dibudidayakan menggunakan pot atau polybag. Berikut ini proses budidaya tanaman kunyit dalm pot atau polybag

1. Pembibitan dan Penyemaian Rimpang Kunyit

Pembibitan tanaman kunyit dapat mengambil rimpang kunyit yang berumur sudah tua. Usia kunyit yang pas dijadikan untuk bibit yaitu kurang lebih sekitar 8 bulan. Hal ini karena semakin tua kunyit maka semakin bagus pula bibit dan tunas yang akan dihasilkan. Biasanya jumlah rimpang kunyit digunakan untuk pembibitan disesuaikan dengan jumlah pot atau polybag yang disiapkan, karena saat penanaman masing-masing pot dapat diisi dengan satu bibit saja.

Baca juga :  cara memperbaiki hp yang jatuh ke dalam air

Langkah berikutnya yaitu penyemaian bibit kunyit dengan cara:

Rimpang tanaman bibit kunyit yang sudah tua akan lebih bagus jika dijadikan bibit hal ini akan lebih cepat mengeluarkan tunas.

  1. Langkah pertama letakkan rimpang kunyit yang telah disiapkan di atas tanah lembab.
  2. Berikutnya pastikan rimpang kunyit tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
  3. Kemudian taburi rimpang kunyit dengan tanah secukupnya dan jangan lupa siram setiap sore untuk menghasilkan tunas atau bibit kunyit yang bagus.
  4. Jika rimpang kunyit telah tumbuh setinggi 10 cm maka ambil tunas tersebut dan potonglah.
  5. Setiap masing-masing pot diisi dengan satu tunas.

2. Pengolahan Tanah

Dalam pengolahan tanah dilakukan dengan mencampur tanah gembur, kompos, dan pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 2:1:1. Kemudian campurkan ketiga bahan tersebut hingga merata dan isikan ke dalam pot yang telah disiapkan. Ukuran pot ideal yang dapat digunakan ialah dengan diameter 20 cm dan tinggi pot 40 cm. Campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang sebaiknya masukkan setinggi 30 cm saja. Sebelum media tanam dimasukkan maka jangan lupa untuk meletakkan pecahan batu bata atau pecahan genteng di bagian bawah pot. Hal ini dilakukan agar media tanam tidak terbawa air saat melakukan penyiraman.

3. Penanaman Bibit Kunyit

Tanaman bibit kunyit yang siap tanam ialah bibit yang telah disemai dan yang telah muncul tunasnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat penanaman antara lain yaitu :

  1. Langkah pertama buat lubang pada media tanam dengan ukuran kurang lebih dengan kedalaman 8 cm.
  2. Lalu masukkan masing-masing bibit atau tunas ke dalam lubang yang telah disiapkan.
  3. Setiap lubang diisi dengan satu tunas atau satu bibit.
  4. Kemudian tutup kembali lubang tanam dengan media tanam yang berupa campuran tanah, pupuk kompos, dan pupuk kandang.
  5. Selanjutnya jangan lupa untuk menyiram bibit yang telah ditanam .
Baca juga :  Cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dalam waktu 3 hari

4. Pemupukan Tanaman Kunyit

Pupuk yang digunakan ialah pupuk kompos atau pupuk organik, bukan pupuk kimia. Karena  untuk meminimalisir resiko yang berbahaya akibat penggunaan pupuk kimia. Pemupukan dilakukan setiap satu bulan sekali, dengan mengkombinasikan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan menggunakan perbandingan 1:1:1.

5. Penyiraman Tanaman Kunyit

Pada saat penyiraman dilakukan setiap 2 hari atau 3 hari sekali agar tetap menjaga kelembaban media tanam. Tapi alangkah baiknya penyiraman dilakukan pada sore hari. Namun perlu diperhatikan jangan sampai melakukan penyiraman terlalu banyak karena air yang tergenang pada media tanam dapat menyebabkan bibit atau rimpang kunyit cepat membusuk.

6. Masa Panen Kunyit

Masa panen ideal untuk tanaman kunyit ialah pada saat tanaman kunyit telah berusia 8 bulan setelah masa tanam.

Itulah beberapa cara mudah budidaya tanaman kunyit dalam pot maupun polybag yanga lebih menghemat lahan. Selamat mencobah berkebun kunyit.